CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Jumat, 09 September 2011

Good Bye Feli (Part1)


“Ma, aku pergi dulu ya..”, seru Keisha sambil mencium tangan mamanya. Keisha langsung berlari masuk ke dalam mobil. Rupanya dari tadi papanya sudah menunggu Keisha!
“Mudah-mudahan papa nggak marah sama aku.”, harap Keisha.
“Kamu kok lama, Kei? Papa kan sudah tunggu dari tadi. Untung papa nggak tinggalin kamu. Gimana ya, kalau papa tinggalin kamu? Kayaknya, nih.. kamu bakalan jalan kaki dari rumah sampai ke sekolah. Hehehehe…”, kata papa sambil tertawa.
“ Ih, aku kira papa marah, eh, malah bercanda.”, Keisha langsung cemberut.
“Nggak mungkin, dong.. papa marah sama anak papa yang jelek ini. Tapi, sekarang mukanya tambah jelek gara-gara cemberut terus. Hahaha… Sudah jelek, tambah jelek lagi!”, canda papa. Keisha tertawa mendengar kata-kata papanya.
“Salah! Papa tuh yang jelek. Kalo aku tuh cantik… Wee”, kata Keisha sambil menjulurkan lidahnya alias melet-melet.
~ * ~ * ~ * ~
Sesampainya di sekolah..
 “Keisha!”, seru dua orang bersamaan. Keisha menengok ke belakang, dilihatnya dua anak perempuan berlari menuju dirinya. Kedua anak itu adalah Feli dan Caca.
Kini, Feli dan Caca sudah berada di hadapannya.
“Tunggu dulu deh, Kei.. Aku mau bicara hanya berdua sama kamu. Tunggu sebentar ya, Fel!”, seru Caca. Caca kemudian mengajak Keisha duduk di bangku yang agak jauh dari tempat Feli berdiri.
“Keisha, kamu ingat ini hari apa? ”, tanya Caca.
“Mm.. hari Rabu, kan? “, jawab Keisha sambil menggaruk-garuk kepalanya.
“Yah, anak TK juga tau ini hari Rabu, Kei. Tapi hari ini hari spesial, masa kamu lupa, sih?”, tanya Caca dengan heran.  
“Oh iya, aku hampir lupa !. Ini hari ulang tahun Feli, kan?”, seru Keisha sambil menepuk dahinya.
 “Akhirnya kamu ingat juga. Oh iya aku punya ide untuk merayakan hari ulang tahun Feli, loh!”, kata Caca sambil membisikkan sesuatu kepada Keisha.
“Gimana, kamu setuju gak?”, tanya Caca.
“Wah, ide kamu bagus juga, aku setuju banget!“, kata Keisha mengiyakan. Mereka pun langsung berlari menuju kelas tanpa mengajak Feli yang menunggu mereka dari tadi.
Feli merasa heran. Apa yang terjadi pada sahabat-sahabatnya? Apa dia telah membuat sebuah kesalahan hingga Keisha dan Caca menjauhinya? Bahkan mereka pun tidak ingat hari ulang tahunnya. Feli kemudian melangkah sendirian menuju kelas dengan perasaan yang bingung bercampur sedih.
~ * ~ * ~ * ~
Feli berpapasan dengan Lisa. Lisa adalah teman sekelas Feli. Lisa sangat membenci Keisha, Feli, dan Caca. Lisa iri kepada mereka karena dia tidak memiliki sahabat.
“Permisi, aku mau lewat.”, ucap Feli kepada Lisa.
“Oh, silakan, kok dari tadi kelihatan lesu? Kamu gak sakit, kan ? Kayaknya, kamu ditinggal sahabat kamu, ya? Tadi sih, aku lihat Keisha dan Caca jalan kesini hanya berdua. Tanpa kamu pastinya. Ya ampun.. Kasihan banget.”, Lisa seperti menyindir Feli. Feli hanya diam dan berjalan melewati Lisa menuju ke bangkunya.
            Feli duduk di bangkunya. Di sampingnya ada Keisha yang sedang asyik mengobrol dengan Alisia tanpa memerdulikan Feli. Feli melihat kedua sahabatnya itu.
 Kelihatannya mereka senang banget,batin Feli. Dia kemudian langsung mengalihkan perhatiannya dari Keisha dan Caca.
            “Ada Bu Rikha!!!”, seru Keisha. Tanpa diperintah, anak-anak kelas 6-3 langsung duduk di tempatnya masing-masing karena takut kena marah Bu Rikha. Hihihi…
Perkataan Keisha memang benar. Buktinya, kini Bu Rikha, Guru Bahasa Indonesia telah masuk ke kelas. Hari ini Bu Rikha memberi soal Bahasa Indonesia. Feli tidak mengerti soal nomor 6! Sebenarnya, Feli ingin bertanya kepada Keisha. Tapi, dia ragu. Sudahlah, bukankah Keisha memusuhiku? Untuk apa aku bertanya kepadanya? Paling-paling dia tidak memerdulikan aku,  Feli menenangkan dirinya. Kemudian Feli memutuskan untuk bertanya kepada Bu Rikha.
~ * ~ * ~ * ~
“Caca, mau gak belajar kelompok sama aku dan Feli ?”, tanya Keisha dengan keras kepada Caca saat pulang sekolah. Feli mendengar perkataan Keisha.
Feli terkejut.  Apa benar Keisha mengajakku belajar kelompok? Kali ini dia benar-benar bingung.
“Feli!”, seru Keisha sambil berlari menuju Feli.
“Ada apa? “, tanya Feli heran.
“Mm.. Kamu mau gak belajar kelompok sama aku dan Caca?”, tawar  Keisha.
 “Bb.. boleh, tapi kapan dan di rumah siapa?“, tanya Feli dengan terbata-bata karena terkejut.
“Nanti sore jam 4 aku tunggu di rumahku. Aku duluan ya.. Daah…”, jawab Keisha. Senyum manis tersungging di bibirnya, dan Keisha kemudian berlari ke Caca yang sudah menunggu Keisha dari tadi. Feli hanya terdiam bingung, tidak mengerti apa maksud semua ini.

0 komentar:

Posting Komentar

Transparent White Star