CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Jumat, 09 September 2011

Good Bye Feli (Part7)


Setelah pulang dari acara pemakaman Feli, Keisha langsung mengurung diri di kamarnya. Dia menggenggam tiga buah gelang bertuliskan ‘Best Friend’ yang telah Keisha minta dari Caca dan mama Feli. Keisha menatap ketiga gelang itu sesaat, lalu dia teringat ketika mereka bermain, berangkat dan pulang sekolah bersama. Keisha menangis. Dia menutup wajahnya dengan bantal. Setelah tangisnya mulai reda, Keisha menelepon Caca agar datang ke rumahnya.
            Caca kini sudah sampai di rumah Keisha.
“Ada apa, Kei?”, tanya Caca.
“Nanti kamu tahu sendiri. Ayo ke halaman belakang rumahku.”, jawab Keisha. Mereka berjalan menuju ke halaman belakang rumah Keisha.
“Kamu lihat batu besar itu, kan ?”, tanya Keisha ketika sampai di halaman belakang.
“Ya, aku lihat batu besar itu.”, jawab Caca.
“Nah, sekarang kita gali lubang di dekat batu itu. Ayo cepat !”, kata Keisha sambil mengorek tanah di dekat batu besar itu. Caca ikut membantu.
”Lubangnya sudah jadi ! Sekarang kita kubur kotak berisi gelang persahabatan kita disini.”, kata Keisha setelah selesai menggali lubang. Caca kemudian memasukan kotak berwarna pink itu ke dalam lubang. Mereka kemudian mengubur kotak pink itu.
”Sekarang aku akan memahat tulisan ‘Best Friends’ di batu ini dan aku juga akan memahat tulisan nama kita bertiga.” Keisha kemudian memahat tulisan ‘Best Friends, Keisha, Feli, dan Caca’.
            “Sebenarnya untuk apa sih, kamu melakukan semua ini?”, tanya Caca kepada Keisha.
“Aku melakukan ini agar kita bisa terus mengingat Feli dan persahabatan kita. Karena sahabat tak akan terpisah oleh waktu.”, jelas Keisha.
“Aku setuju. Dan kita harus selalu mendoakan Feli.”, ujar Caca.
Because…We love you, Feli !”, ucap mereka berdua sambil mencium foto Feli.

0 komentar:

Posting Komentar

Transparent White Star